Sabtu, 27 Februari 2016

Pigeon and the Mail *Prologue*

#Title : Pigeon and the Mail
#Part : Prologue
#Genre : Romance, Comedy, Fiction, Slice of life
#Rate : T
#Author : Aisyah Arsyaf
#MainCast : Aika (Female Main Cast)
#OtherCast : Vadri (Idol), Haruna (Aika Bestfriend)
________________________________________________________________________________
Hey readers~ Ketemu lagi sama Ai ٩(๑´3`๑)۶
Yippie~ Ai baru aja dapet inspirasi lagi, walaupun romance semoga readers gak bosen deh ( •̀ㅁ•́;)
Oke, check it out~ (๑•̀ㅂ•́)و✧
________________________________________________________________________________
'Tok.. tok..'.

Tiba-tiba suara dari luar jendelaku terdengar di pagi hari.

"Hmmh? Suara apa itu?", aku bangun sambil mengusap mataku.

Suara itu tak terdengar lagi. Hanya suara burung pipit dan tak ada bayangan apapun di belakang tirai.

"Mungkin hanya mimpi", gumamku lalu kembali tidur.

'Tok.. tok..'.

"Apa sih itu?!", aku langsung beranjak dan membuka jendela.

'Grek!', aku begitu terkejut. Dan ternyata itu adalah seekor merpati.

"Me-Merpati? Jangan-jangan dia ingin buang kotoran disini?!", aku tersentak kaget dan menjauh dari jendela.

'Kepak.. kepak...', merpati itu mendekatiku.

"K-Kenapa kau mendekatiku? Eh.. Apa ini dikakimu?", aku pun mengangkat lenganku dan membiarkan merpati itu mendarat dilenganku.

Aku melepaskan sebuah gulungan kertas kecil yang diikatkan dikakinya. Isinya...

Benarkah ini Aika? Aika Rosilia? 

Aku kebingungan dengan isinya. Itu memang namaku. Tapi kenapa dia bertanya? Apa dia seseorang yang kenal denganku? Atau jangan-jangan orang ini menguntit aku??

"Mengerikan...", gumamku. "Ada tanda panah di bagian pojok kanan bawahnya".

Aku pun membalikkan kertas itu. Dan ada tulisan...

Kirimkan saja satu titik di tengah kertas balasanmu untuk menandakan kau adalah Aika.

"Orang ini aneh. Aku memang tidak diperbolehkan berbicara dengan orang asing, tapi kalau hanya mengirimkan satu titik tidak apa-apa kan?", jelasku pada diriku.

Aku pun mengambil selembar kertas kecil dari notaku lalu membuat titik yang dapat dilihat.

"Oke, sudah. Nah merpati cantik, kirimkan ini kepada pemilikmu ya", ucapku sembari mengikatkan kertasku ke kaki merpati itu.

"Kurr.. kurr..", merpati itu pun terbang keluar kamarku.

"Ai!!! Kalau kau sudah bangun cepat turun dan sarapan!!", teriak mamaku dari lantai bawah.

"Iya ma!!", jawabku.

Hmm... Ini jaman modern yang sudah memakai handphone. Orang biasanya kalau mau kenalan lewat bbm, line, atau facebook. Kenapa orang ini memakai merpati? Kuno sekali. Tapi yang kusuka dari hal seperti ini adalah lebih romantis. Terakhir aku surat-suratan adalah saat aku SD, sekarang aku sudah SMP. Tak ada lagi yang memakai cara seperti itu. Hobiku adalah membaca komik yang bertema cinta, banyak sekali adegan tentang pernyataan cinta lewat surat. Karena itu aku pikir hal seperti tadi romantis.

Terlebih lagi memakai merpati.....

Tanda perdamaian.

"Eh? Apa nih benda putih cair dilantai?", aku berlutut dan melihat benda itu dari dekat. Baunya tidak enak sekali!!

"Arrghh!! Merpati itu membuang kotoran dikamarku!!", teriakku.

"Aika, jangan teriak-teriak. Masih pagi", sahut mamaku.

Bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Just a announcement! ^.^

Jika ada sebuah kata-kata yang di translate salah, saya mohon maaf!

Thank you!

Do you want to translate my story??