Oleh : Aisyah. K.
Arsyaf
Hallo, namaku Aka Mutiara
yang biasa dipanggil Aka dan hari ini, aku akan pergi ke Palembang, lho! makanya aku bangun terlebih
dahulu dari pada orang tuaku. Biasanya aku bangun siang dan sering terlambat
he…he…he”.
Saat sudah sampai di
bandara Soekarno Hatta, aku menguap. “Hoaaaaaaaem, ngantuk banget, nih”
keluhku, sambil menutup mulut, “sabar sayang, sebentar lagi kok”, ibu
menyabarkanku agar sabar, lalu aku mengangguk. 1 jam kemudian. “Ayo, cepat pesawatnya sudah
tiba!” ayah terburu-buru, kami pun bergegas menuju pesawat.
Saat di pesawat…”eh, Aka
lihat deh, pemandangannya indahkan…?” ibu bertaya kepadaku, tetapi, aku sudah
tidur dari tadi, “zzz…zzz…zzz…zzz…” aku sudah tertidur dengan nyenyaknya, “yah,
dia udah tidur”. Oh…iya aku punya adik, lho!, tapi, aku tidak punya kakak
karena, akulah kakaknya, nama adikku adalah,
Eika Melati, baguskan?.
Beberapa jam kemudian…,
“Hoaaaaaaem, enak banget tidurnya” aku terbangun dan menguap, sontak tiba-tiba,
aku melihat ada awan yang gelap. “Wah, gelap banget awannya” kagetku, dan
tiba-tiba …”Grudugg…Grudugg…Grudugg…” pesawat tergoyang, kepalaku pun terbentur
dinding pesawat.
Lalu aku mendengar
suara yang sepertinya memanggilku dan aku juga melihat bayangannya, dan itu
adalah…SEEKOR BURUNG GARUDA! “ Hei…kau tidak apa-apa?” tanya burung Garuda
“Waaaaaaaawh” aku kaget dan meloncat. “k…k…kau burung Garuda?” tanyaku sambil
merinding, “ya…aku adalah burung Garuda”, jelas Garuda, “Oh, iya kamu tidak
usah takut, aku baik kok,, aku tidak
akan memakanmu, oh, ya namaku Garu” kata Garu kepadaku agar aku tidak
ketakutan. “Oh, begitu, maaf ya, Garu, namaku Aka, koq namamu Garuda, ada
gambar Bintang, Rantai, Pohon beringin, Kepala banteng dan Padi dan Kapas lagi
… seperti lambang negaraku." merekapun bersalaman.
Setelah bersalaman Garu
menyuruhku untuk naik ke punggungnya, untuk melihat-lihat suasana di kota. “Wah, indah banget,
oh iya, ngomong-ngomong orang tua dan adikku kemana?” tanyaku, “oh kalau itu,
kamu harus menyelesaikan 3 tantangan” jelas Garu, “Apa tantangannya?” tanyaku,
“nanti kamu juga tau” Garu merahasiakannya, aku hanya penasaran.
Bersambung ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar