Senin, 07 Mei 2012

TLLdL (2)

Oleh : Aisyah. K. Arsyaf

Telah lama menuggu akhirnya, ibu Azmi pun datang... “ Assalamu’alaikum, anak-anak!”, Wa’alaikumsalam, bu Azmi!” kami menjawab salam bu Azmi. “Anak-anak, hari ini kita belajar tentang Agama islam, Ekonomi dan Ilmu pengetahuan” jelas bu Azmi, aku pun mengangkat tangan, ”bu, bukankah kemarin sudah belajar tentang itu? apa, di ulang lagi?” tanyaku “sudah? baru sekarang, dan kita nggak membahas lagi, kok” keanehan disekolah juga sudah muncul, aku hanya mengikuti pelajaran.
Lalu, saat Bel  istirahat berbunyi...”Nisa, kamu bawa apa?” tanyaku, sekaligus memastikan apa dia terkait atau tidak, ”Mie goreng dan Telur mata sapi!” balasnya, “sama kayak kemarin, ya?” aku bertanya lagi, “kemarin?, sama?, enggak kok, baru hari ini!” tuh kan lagi, ternyata sahabaku sendiri juga terkait!, ck...ck...ck...kenapa, ya?
Sehabis pelajaran terakhir selesai, yaitu pelajaran Ilmu pengetahuan kami menaiki Bis, dan pulng ke rumah,  “daaa, Nisa” sahutku, “iya, daaa, sampai bertemu besok lagi, Cindy!” seperti yang kukira, Nisa mengatakan hal yang sama, seperti  saat pulang sekolah kemarin.
Malamnya...  “Hai, ma!” panggilku, “Eh, Nisa, ada ayam goreng! Nih, uDaaa mama siapin!” mama, mama, ternyata engkau juga terkait. Lalu, saat aku sudah selesai belajar, aku ingat aku tersandung bonekaku, lalu, aku hindari boneka itu dan... ”Duk!!!”, ternyata ada boneka lagi di sebelah bonekaku yang membuatku tersandung, ya, ampun! Ga pernah berhenti kali ya?.         

”Hah?, aduh! Masa aku harus gini-gini aja, sih!” kataku yang baru saja bangun, dari jatuh tadi, lalu aku terpikir sesuatu, ”oh... iya, aku harus merubah, apa yang selalu terjadi!”, lalu, saat aku selesai berpikir, mama memanggilku, ”Cindy, Cepat bangun, mama membuatkan Pancake, dengan saus pisang di atasnya, kesukaanmu!”, ”iya!”, lalu aku menuruni tangga. ”Hai, ma!” sapaku semangat, ”eh... Cindy, kamu ceria banget, sih!” balas mama dengan senyuman, ”iya dong ma, setiap hari aku pasti selalu ceria!, Oh... Iya ma, aku boleh minta uang jajan?” tanyaku, ”boleh! Kok, tumben mita uang jajan?” kata mama sambil mengambil uang dalam dompatnya, dan memberinya ke aku, ”makasih, ma!” tawaku, karena berhasil merubah hari-hariku, mama Cuma melanjutkan memasaknya, yesss, aku berhasil merubahnya! Terima kasih ya ALLAH, kataku dalam hati.
Di Bis... ”Hello, Nisa!” sapaku sambil menaiki Bis, ”Hello, Cindy!” balasnya, Bis pun berangkat, dan aku sambil tersenyum-senyum sambil bis berangkat, Nisa hanya bingung terhadap sikapku.
Di sekolah... ” Assalamu’alaikum, anak-anak!”, “Wa’alaikumsalam, bu Azmi!” kami manjawab salam, sebelum bu guru berkata aku sudah mengangkat tanganku, ”iya, kenapa Cindy?” tanya bu guru, ”maaf, bu bagaimana kita bermain sambil belajar? Kita sudah lama tidak bermain dan belajar kan?” memang di sekolahku jarang bermain sambil belajar, semua temanku berusaha mengiya kan bu guru, untung saja guruku baik dan penyabar, lalu bu guru akhirnya menyetujuinya, kami pun langsung di suruh berbaris dan membuat kelompok.
Setelah bermain senang aku langsung menemui Nisa. ”Nisa! Maaf ya aku gak bisa dulu makan dan istirahat bareng kamu, soalnya aku mau beli mie ayam” kataku, ”oh... gak, apa-apa kok, kamu jajan aja ya!” balasnya aku menangguk sambil berkata dalam hati, alhamdulillah, aku berhasil.
Waktu belajar dan waktu belajar pun selesai, kami langsung meluncur ke rumah dengan Bis ya iyalah masa pakai becak sih, he... he... he... Sebelum malam aku langsung menuju kamar mama, ’Tok... tok... tok...’ ”mama! Boleh masuk!” kataku, ”iya!” balas mama, ”ada apa nak?” kata mama sambil menutup lemari pakaian, ”itu ma, nanti malam kita makan mie goreng dan omelet ya...” saranku memohon, ”iya, nanti mama bikinin” kata mama, ”jangan sampai lupa ya...” kataku sambil menutup pintu.
Saat makan malam... ”Mama! Sudah siap?” teriaku tapi lembut, ”iya, mie goreng dan omeletkan?” balas mama, ”iya, makasih!” aku makan sekaligus senang karena hariku sudah berubah.
Sebelum belajar aku membereskan bonekaku terlebih dahulu, ’Srek, srek, srek’ nah, sudah selesai dan aku akhirnya belajar dan tidur, juga tidak tersandung mainan lagi.
Keesokan harinya... ”Cindy, sudah jam setengah tujuh nih, mau tidur sampai kapan, hah?!!” teriak mama mengingatkanku, bersambung ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Just a announcement! ^.^

Jika ada sebuah kata-kata yang di translate salah, saya mohon maaf!

Thank you!

Do you want to translate my story??