Oleh : Aisyah. K. Arsyaf
Telah lama menuggu akhirnya, ibu Azmi pun datang... “ Assalamu’alaikum,
anak-anak!”, Wa’alaikumsalam, bu Azmi!” kami menjawab salam bu Azmi.
“Anak-anak, hari ini kita belajar tentang Agama islam, Ekonomi dan Ilmu
pengetahuan” jelas bu Azmi, aku pun mengangkat tangan, ”bu, bukankah kemarin
sudah belajar tentang itu? apa, di ulang lagi?” tanyaku “sudah? baru sekarang,
dan kita nggak membahas lagi, kok” keanehan disekolah juga sudah muncul, aku
hanya mengikuti pelajaran.
Lalu, saat Bel istirahat
berbunyi...”Nisa, kamu bawa apa?” tanyaku, sekaligus memastikan apa dia terkait
atau tidak, ”Mie goreng dan Telur mata sapi!” balasnya, “sama kayak kemarin,
ya?” aku bertanya lagi, “kemarin?, sama?, enggak kok, baru hari ini!” tuh kan
lagi, ternyata sahabaku sendiri juga terkait!, ck...ck...ck...kenapa, ya?
Sehabis pelajaran terakhir selesai, yaitu pelajaran Ilmu pengetahuan kami
menaiki Bis, dan pulng ke rumah, “daaa,
Nisa” sahutku, “iya, daaa, sampai bertemu besok lagi, Cindy!” seperti yang
kukira, Nisa mengatakan hal yang sama, seperti
saat pulang sekolah kemarin.
Malamnya... “Hai, ma!” panggilku,
“Eh, Nisa, ada ayam goreng! Nih, uDaaa mama siapin!” mama, mama, ternyata engkau juga
terkait. Lalu, saat aku sudah selesai belajar, aku ingat aku tersandung bonekaku,
lalu, aku hindari boneka itu dan... ”Duk!!!”, ternyata ada boneka lagi di sebelah
bonekaku yang membuatku tersandung, ya, ampun! Ga pernah berhenti kali ya?.
”Hah?, aduh! Masa aku harus gini-gini aja, sih!” kataku yang baru saja bangun, dari jatuh tadi, lalu aku terpikir sesuatu, ”oh... iya, aku harus merubah, apa yang selalu terjadi!”, lalu, saat aku selesai berpikir, mama memanggilku, ”Cindy, Cepat bangun, mama membuatkan Pancake, dengan saus pisang di atasnya, kesukaanmu!”, ”iya!”, lalu aku menuruni tangga. ”Hai, ma!” sapaku semangat, ”eh... Cindy, kamu ceria banget, sih!” balas mama dengan senyuman, ”iya dong ma, setiap hari aku pasti selalu ceria!, Oh... Iya ma, aku boleh minta uang jajan?” tanyaku, ”boleh! Kok, tumben mita uang jajan?” kata mama sambil mengambil uang dalam dompatnya, dan memberinya ke aku, ”makasih, ma!” tawaku, karena berhasil merubah hari-hariku, mama Cuma melanjutkan memasaknya, yesss, aku berhasil merubahnya! Terima kasih ya ALLAH, kataku dalam hati.
”Hah?, aduh! Masa aku harus gini-gini aja, sih!” kataku yang baru saja bangun, dari jatuh tadi, lalu aku terpikir sesuatu, ”oh... iya, aku harus merubah, apa yang selalu terjadi!”, lalu, saat aku selesai berpikir, mama memanggilku, ”Cindy, Cepat bangun, mama membuatkan Pancake, dengan saus pisang di atasnya, kesukaanmu!”, ”iya!”, lalu aku menuruni tangga. ”Hai, ma!” sapaku semangat, ”eh... Cindy, kamu ceria banget, sih!” balas mama dengan senyuman, ”iya dong ma, setiap hari aku pasti selalu ceria!, Oh... Iya ma, aku boleh minta uang jajan?” tanyaku, ”boleh! Kok, tumben mita uang jajan?” kata mama sambil mengambil uang dalam dompatnya, dan memberinya ke aku, ”makasih, ma!” tawaku, karena berhasil merubah hari-hariku, mama Cuma melanjutkan memasaknya, yesss, aku berhasil merubahnya! Terima kasih ya ALLAH, kataku dalam hati.
Di Bis... ”Hello, Nisa!” sapaku sambil menaiki Bis, ”Hello, Cindy!”
balasnya, Bis pun berangkat, dan aku sambil tersenyum-senyum sambil bis
berangkat, Nisa hanya bingung terhadap sikapku.
Di sekolah... ” Assalamu’alaikum, anak-anak!”, “Wa’alaikumsalam, bu Azmi!”
kami manjawab salam, sebelum bu guru berkata aku sudah mengangkat tanganku,
”iya, kenapa Cindy?” tanya bu guru, ”maaf, bu bagaimana kita bermain sambil
belajar? Kita sudah lama tidak bermain dan belajar kan?” memang di sekolahku
jarang bermain sambil belajar, semua temanku berusaha mengiya kan bu guru, untung
saja guruku baik dan penyabar, lalu bu guru akhirnya menyetujuinya, kami pun
langsung di suruh berbaris dan membuat kelompok.
Setelah bermain senang aku langsung menemui Nisa. ”Nisa! Maaf ya aku gak
bisa dulu makan dan istirahat bareng kamu, soalnya aku mau beli mie ayam”
kataku, ”oh... gak, apa-apa kok, kamu jajan aja ya!” balasnya aku menangguk
sambil berkata dalam hati, alhamdulillah,
aku berhasil.
Waktu belajar dan waktu belajar pun selesai, kami langsung meluncur ke
rumah dengan Bis ya iyalah masa pakai becak sih, he... he... he... Sebelum
malam aku langsung menuju kamar mama, ’Tok... tok... tok...’ ”mama! Boleh
masuk!” kataku, ”iya!” balas mama, ”ada apa nak?” kata mama sambil menutup
lemari pakaian, ”itu ma, nanti malam kita makan mie goreng dan omelet ya...”
saranku memohon, ”iya, nanti mama bikinin” kata mama, ”jangan sampai lupa
ya...” kataku sambil menutup pintu.
Saat makan malam... ”Mama! Sudah siap?” teriaku tapi lembut, ”iya, mie
goreng dan omeletkan?” balas mama, ”iya, makasih!” aku makan sekaligus senang
karena hariku sudah berubah.
Sebelum belajar aku membereskan bonekaku terlebih dahulu, ’Srek, srek,
srek’ nah, sudah selesai dan aku akhirnya belajar dan tidur, juga tidak
tersandung mainan lagi.
Keesokan harinya... ”Cindy, sudah jam setengah
tujuh nih, mau tidur sampai kapan, hah?!!” teriak mama mengingatkanku, bersambung ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar