Oleh: A.K. Arsyaf
Di pagi hari yang cerah ada dua orang anak yang bersahabat baha gia, yang
satu bernama Indah, dia adalah anak yang sangat setia dan bersemangat. Yang
satu lagi bernama Dena, dia adalah anak yang baik sekali dan sama seperti Indah
dia juga setia lho! Tetapi, pada suatu hari. Dena terlibat kecelakaan dan
kepalanya membentur Dastboard mobil, dan Dena akhirnya lupa ingatan. bagamana
ceritanya? Yuk! ikuti ceritaku!
“Assalamu’alaikum! Dena, Main
yuk!” teriak Indah dari depan gerbang rumah Dena.
“iya sebentar! lagi pakai
baju, nih!” balas Dena.
“Yuk, kita ke taman!” kata Indah
menggandeng tangannya si Dena.
“Iya, tapi taman yang di mana?
Di kompleks kita kan banyak taman...” tanya Dena sambil berjalan
”Hmm, gimana kalau di taman INDAH SAUDARA yang
baru saja di buka!” kata Indah tersenyum.
”Oh... yang ada di Jl. Melati
IV ya?” Dena menebak sambil menunjukan jari telunjuknya.
”Iya!” kata Indah.
”ya udah yuk kita ke sana!”
kata Dena.
Akhirnya mereka berdua pergi
ketaman itu. Di sana ada banyak mainan, bagus untuk tempat piknik, dan pas
untuk para sahabat. Waaah hebat!
”Yahoo, seru banget!” teriak
Dena terkagum-kagum.
”Gak usah lebay kale!” Indah
langsung masuk ke pagar taman itu.
”Eh... tunggu!” Dena lansung
berlari mengejar Indah.
”Cepet dong, aku juga nggak
sabar bermain ayunan!” kata Indah berhenti sebentar. Dan saat
Dena mendekatinya akhirnya mereka bermain sepuasnya.
Tak terasa mereka berdua
bermain sampai hampir Magrib. Taman mulai sepi sekali, Indah dan Dena pulang bersama-sama.
”Good bye my Friends!” Dena melambaikan
tangannya.
“Good bye too!” balas Indah.
“Oh iya, Indah jangan pernah
lupakan aku ya… dan jangan pernah lupakan tempat pertama kalinya kita bertemu,
Ok… !” Dena tiba-tiba memeluk Indah dengan erat, dan menangis.
“Kamu nangis Na?” Tanya Indah
bingung.
”Oh, ng... ng... nggak kok!”
kata Dena sambil mengusap pipinya yang basah karena air matanya yang menetes.
”ya... udah tenang aku nggak
akan melupakanmu untuk selama-lamanya!!!” teriak Indah.
Dena hanya menangguk.
Di rumah Indah...
”Mama! Udah masak belum?”
panggil Indah sambil merapih kan bajunya.
”Iya nih! Udah ada di atas meja!” balas mama sambil
mengatur alat-alat makan. ”Oh... Iya, udah Sholat Magrib belum?”.
”Oh, belum!” Indah menggeplak kepalanya sendiri dan
langsung menuju kamar mandi.
Beberapa menit kmudian...
”Udah Sholat!” teriak Indah sambil
menuju meja makan.
Setelah makan Indah akhirnya
berbaring di tempat tidur.
”Oh... iya besok libur! Hmm... kira-kira, Dena ke mana ya? Ah SMS aja deh!” Gumam Indah. Karena masih
jam tujuh Indah langsung mengambil Hpnya dan mengirim pesan.
INDAH:
Dena! Bsk kamu mau ke mana? Bsk
kan lbr st minggu...(: )
DENA:
Bsk aq mau ke Bogor, kamu
sendiri ke mana?
INDAH:
Nggak tau mngkn ke rumah nenek
sama kakekku, soalnya setiap lbrn biasanya aq ke sana Trs, ya udah deh, GOOD
NIGHT DENA!(: )
DENA:
YA... GOOD NIGHT! (: )
Tak di sanka-sangka Indah dan
Dena ber SMS sampai jam setengah delapan. Lalu setelah sudah tau jam setengah
delapan mereka langsung tidur.
Di dalam mimpinya si Indah, ia
melihat Dena ada di rumah sakit. Indah mengejar
Dena. Tetapi saat Indah memegang tangan Dena, Dena bilang... ”Siapa sih!
Sok kenal!” Dena langsung berpaling dari indah. Tapi setelah itu ada dua orang
di kanannya dan satu orang di kirinya, Indah kira itu kakak sepupunya ternyata
itu adalah Group Isenger Girls. Indah melihat Mikha si boss, tersenyum. Tapi,
itu bukan senyuman kebaikan tapi senyuman kejahatan. Indah mengepalkan
tangannya karena kesal, bukan pada Dena tapi, pada Group Isenger Girls. Dena! Kata Indah dalam mimpinya yang terbangun
kaget dari tidurnya itu.
”Hhh... semoga aja mimpi itu
gak terjadi” Indah jadi gemetaran. Indah kira, mimpi tadi benar-benar
sungguhan.
Bersambung ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar