Senin, 28 Mei 2012

Don’t Forget, Me!!! (1)


Oleh: A.K. Arsyaf

Di pagi hari yang cerah ada dua orang anak yang bersahabat baha gia, yang satu bernama Indah, dia adalah anak yang sangat setia dan bersemangat. Yang satu lagi bernama Dena, dia adalah anak yang baik sekali dan sama seperti Indah dia juga setia lho! Tetapi, pada suatu hari. Dena terlibat kecelakaan dan kepalanya membentur Dastboard mobil, dan Dena akhirnya lupa ingatan. bagamana ceritanya? Yuk! ikuti ceritaku!
“Assalamu’alaikum! Dena, Main yuk!” teriak Indah dari depan gerbang rumah Dena.
“iya sebentar! lagi pakai baju, nih!” balas Dena.
Beberapa menit kemudian...
“Yuk, kita ke taman!” kata Indah menggandeng tangannya si Dena.
“Iya, tapi taman yang di mana? Di kompleks kita kan banyak taman...” tanya Dena sambil berjalan
 ”Hmm, gimana kalau di taman INDAH SAUDARA yang baru saja di buka!”  kata Indah tersenyum.
”Oh... yang ada di Jl. Melati IV ya?” Dena menebak sambil menunjukan jari telunjuknya.
”Iya!” kata Indah.
”ya udah yuk kita ke sana!” kata Dena.
Akhirnya mereka berdua pergi ketaman itu. Di sana ada banyak mainan, bagus untuk tempat piknik, dan pas untuk para sahabat. Waaah hebat!
”Yahoo, seru banget!” teriak Dena terkagum-kagum.
”Gak usah lebay kale!” Indah langsung masuk ke pagar taman itu.
”Eh... tunggu!” Dena lansung berlari mengejar Indah.
”Cepet dong, aku juga nggak sabar bermain ayunan!”  kata Indah berhenti sebentar. Dan saat Dena mendekatinya akhirnya mereka bermain sepuasnya.
Tak terasa mereka berdua bermain sampai hampir Magrib. Taman mulai sepi sekali, Indah dan Dena pulang bersama-sama.
 ”Good bye my Friends!” Dena melambaikan tangannya.
“Good bye too!” balas Indah.
“Oh iya, Indah jangan pernah lupakan aku ya… dan jangan pernah lupakan tempat pertama kalinya kita bertemu, Ok… !” Dena tiba-tiba memeluk Indah dengan erat, dan menangis.
“Kamu nangis Na?” Tanya Indah bingung.
”Oh, ng... ng... nggak kok!” kata Dena sambil mengusap pipinya yang basah karena air matanya yang menetes.
”ya... udah tenang aku nggak akan melupakanmu untuk selama-lamanya!!!” teriak Indah.
Dena hanya menangguk.
Di rumah Indah...
”Mama! Udah masak belum?” panggil Indah sambil merapih kan bajunya.
”Iya nih! Udah ada di atas meja!” balas mama sambil mengatur alat-alat makan. ”Oh... Iya, udah Sholat Magrib belum?”.
”Oh, belum!”  Indah menggeplak kepalanya sendiri dan langsung menuju kamar mandi.
Beberapa menit kmudian...
”Udah Sholat!” teriak Indah sambil menuju meja makan.
Setelah makan Indah akhirnya berbaring di tempat tidur.
”Oh... iya besok libur! Hmm... kira-kira, Dena ke mana ya? Ah SMS aja deh!” Gumam Indah. Karena masih jam tujuh Indah langsung mengambil Hpnya dan mengirim pesan.

INDAH:
Dena! Bsk kamu mau ke mana? Bsk kan lbr st minggu...(: )

DENA:
Bsk aq mau ke Bogor, kamu sendiri ke mana?

INDAH:
Nggak tau mngkn ke rumah nenek sama kakekku, soalnya setiap lbrn biasanya aq ke sana Trs, ya udah deh, GOOD NIGHT DENA!(: )

DENA:
YA... GOOD NIGHT! (: )

Tak di sanka-sangka Indah dan Dena ber SMS sampai jam setengah delapan. Lalu setelah sudah tau jam setengah delapan mereka langsung tidur.
Di dalam mimpinya si Indah, ia melihat Dena ada di rumah sakit. Indah mengejar  Dena. Tetapi saat Indah memegang tangan Dena, Dena bilang... ”Siapa sih! Sok kenal!” Dena langsung berpaling dari indah. Tapi setelah itu ada dua orang di kanannya dan satu orang di kirinya, Indah kira itu kakak sepupunya ternyata itu adalah Group Isenger Girls. Indah melihat Mikha si boss, tersenyum. Tapi, itu bukan senyuman kebaikan tapi senyuman kejahatan. Indah mengepalkan tangannya karena kesal, bukan pada Dena tapi, pada Group Isenger Girls. Dena! Kata Indah dalam mimpinya yang terbangun kaget dari tidurnya itu.
”Hhh... semoga aja mimpi itu gak terjadi” Indah jadi gemetaran. Indah kira, mimpi tadi benar-benar sungguhan.

Bersambung ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Just a announcement! ^.^

Jika ada sebuah kata-kata yang di translate salah, saya mohon maaf!

Thank you!

Do you want to translate my story??